Peningkatan Kedisiplinan Siswa Kelas Viii Melalui Sistem Plus Dan Minus Di Smp Negeri 3 Lubuk Basung Semester Ganjil Tahun 2023/2024
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Lubuk Basung melalui penerapan sistem plus dan minus yang berlaku baik di dalam maupun di luar kelas. Penelitian dilaksanakan pada tahun ajaran 2023/2024 dengan jumlah subjek 32 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Sistem plus dan minus disepakati bersama guru dan siswa pada awal semester sebagai bentuk kontrak kelas. Poin plus diberikan kepada siswa yang menunjukkan perilaku disiplin, seperti hadir tepat waktu, menjaga kerapian, serta patuh terhadap aturan sekolah. Sebaliknya, poin minus diberikan bagi siswa yang melanggar, seperti terlambat, tidak membawa perlengkapan, atau melanggar tata tertib di luar kelas. Akumulasi poin turut mempengaruhi nilai sikap siswa sehingga menekankan pentingnya budi pekerti di samping kecerdasan.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedisiplinan siswa. Pada kondisi awal, tingkat kedisiplinan siswa tergolong rendah dengan rata-rata 62,5%. Setelah siklus I meningkat menjadi 75%, dan pada siklus II mencapai 87,5% dengan sebagian besar siswa menunjukkan perubahan perilaku yang lebih positif. Penerapan sistem plus dan minus terbukti efektif dalam membentuk budaya disiplin, menumbuhkan tanggung jawab, serta memberikan pengaruh positif terhadap nilai sikap siswa.