Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Pada Mata Pelajaran PAI Dengan Pembelajaran Berbasis Problem Solving
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilatarbelakangi oleh masalah yang muncul pada mata pelajaran PAI di kelas III SD Negeri 03 Kabupaten Pasaman barat. Permasalahan tersebut yaitu suasana belajar monoton, siswa kurang antusias mengikuti pelajaran PAI dan hasil belajar yang kurang optimal. Penyebabnya adalah pembelajaran masih didominasi metode ceramah. Tindakan perbaikan yang dipilih adalah penggunaan metode pembelajaran problem solving. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 03 Pasaman Barat yang berjumlah 31 orang Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif dan statistika deskriptif. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, dengan hasil penelitian menyatakan bahwa (1) pengimplementasian model pembelajaran problem solving pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam berdampak positif terhadap hasil belajar peserta didik (2) indikator tersebut bisa dilihat dari peningkatan hasil belajar peserta didik setelah penerapan model problem solving, peserta didik lebih semangat dan antusias mengikuti pelajaran PAI, interaksi edukatif antara guru dan peserta didik berlangsung baik disertai dengan peningkatan kemampuan akademik secara optimal dalam mata pelajaran PAI. Peningkatan aktivitas belajar peserta didik dapat dilihat dari kenaikan presentase pada siklus I sebanyak 61,29% kemudian meningkat pada siklus I sebanyak 93,54%. Dengan demikian penelitian ini tergolong berhasil dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penerapan metode problem solving.