Peran Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi Dalam Membentuk Karakter Anak Panti di Pasaman Barat
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam peran Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi dalam membentuk karakter anak asuh melalui berbagai kegiatan pembinaan yang terencana dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap aktivitas pembinaan, wawancara mendalam dengan pengasuh dan pengurus yayasan, serta studi dokumentasi terhadap berbagai kegiatan yang dilaksanakan selama pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panti Asuhan Yayasan Gerakan Bunda Berbagi memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada anak asuh, meliputi nilai religius, disiplin, tanggung jawab, mandiri, empati, kerja sama, dan kepedulian sosial. Pembentukan karakter dilakukan melalui berbagai program pembinaan seperti kegiatan keagamaan (pengajian rutin, salat berjamaah, dan hafalan doa), pendidikan formal dan nonformal, pelatihan keterampilan hidup (life skills), serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Lingkungan panti yang harmonis dan penuh kasih sayang juga menjadi faktor pendukung dalam membentuk kepribadian anak yang berakhlak mulia dan mampu beradaptasi dengan baik di masyarakat. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala yang dihadapi, antara lain keterbatasan jumlah tenaga pengasuh, sarana prasarana pendidikan yang belum memadai, serta kurangnya dukungan eksternal dari pihak luar. Namun, upaya yang konsisten dari pihak yayasan dalam melaksanakan program pembinaan mampu menciptakan suasana yang kondusif bagi perkembangan moral dan karakter anak asuh. Secara keseluruhan, panti asuhan ini berperan signifikan dalam membentuk generasi yang berkarakter kuat, mandiri, dan berakhlak mulia.