Upaya Pencegahan Bullying melalui Layanan Bimbingan Klasikal Bertema Stop Bullying di Panti Asuhan Gerakan Bunda Berbagi
Main Article Content
Abstract
Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik anak. Fenomena ini tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi juga di panti asuhan. Oleh karena itu, diperlukan strategi efektif untuk mencegah dan menanggulanginya. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah layanan bimbingan klasikal bertema Stop Bullying. Pelaksanaan pendidikan karakter di lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik. Setiap pihak memiliki peran dan kontribusi dalam menciptakan iklim sekolah yang mendukung pembentukan karakter positif. Dalam konteks ini, layanan Bimbingan dan Konseling (BK) menjadi bagian integral dari sistem pendidikan yang berfungsi mendukung pengembangan kepribadian siswa secara menyeluruh, termasuk dalam upaya pencegahan perilaku negatif seperti perundungan siber (cyberbullying). Bimbingan dan konseling dapat dipahami sebagai proses pemberian bantuan kepada individu agar mampu mencapai perkembangan diri yang optimal dan mandiri dalam menghadapi dinamika kehidupan. Proses bantuan ini berfokus pada upaya fasilitasi, yaitu membantu individu dalam mengembangkan kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab. Kondisi perkembangan yang optimal ditandai oleh kemampuan individu dalam melakukan perbaikan diri (self-improvement) secara berkelanjutan sehingga menjadi pribadi yang berfungsi penuh (fully-functioning person) dalam lingkungan sosialnya. Penelitian ini menggunakan metode literature research (kajian pustaka) dengan mengkaji berbagai hasil penelitian dan literatur terkait pencegahan bullying melalui bimbingan klasikal. Hasil kajian menunjukkan bahwa bimbingan klasikal efektif dalam meningkatkan kesadaran, empati, dan kemampuan sosial anak dalam mengelola konflik serta mencegah perilaku agresif. Kegiatan yang dilakukan meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, permainan edukatif, dan refleksi nilai moral. Dengan demikian, penerapan layanan bimbingan klasikal bertema Stop Bullying dapat menjadi alternatif strategis untuk membentuk lingkungan panti asuhan yang aman, harmonis, dan berempati.