Peningkatan kemampuan problem solving anak melalui model pembelajaran berbasis alam: penelitian tindakan kelas di ra aisyiyah batu batindih
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan problem solving (pemecahan masalah) pada anak usia dini sebagai dasar pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan problem solving anak melalui penerapan model pembelajaran berbasis alam di RA Aisyiyah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 anak kelompok B RA Aisyiyah Batu Batindih tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas anak, catatan lapangan, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis alam memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak, sehingga mereka lebih aktif, terlibat langsung dengan lingkungan, serta mampu menemukan solusi dari permasalahan sederhana yang dihadapi. Pada siklus I kemampuan problem solving anak meningkat ke kategori cukup, sedangkan pada siklus II meningkat signifikan hingga mencapai kategori baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis alam efektif dalam meningkatkan kemampuan problem solving anak usia dini. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa guru dapat memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar yang kaya untuk menumbuhkan keterampilan berpikir dan memecahkan masalah sejak dini.