Penerapan Model TPACK Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siswa Kelas VII SMP
Main Article Content
Abstract
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi, partisipasi, dan hasil belajar siswa kelas VII SMP dalam mengikuti proses pembelajaran. Hal tersebut disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih cenderung konvensional dan minim integrasi teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan model TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge), yang mengintegrasikan pengetahuan konten, pedagogi, dan teknologi dalam kegiatan belajar. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VII SMP pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas siswa, tes hasil belajar, serta angket respon siswa. Data dianalisis secara kuantitatif untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar dan secara kualitatif untuk menggambarkan aktivitas serta respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas pembelajaran setelah penerapan TPACK. Pada siklus I, ketuntasan belajar siswa mencapai 68,75% dengan rata-rata nilai 74, meningkat pada siklus II menjadi 87,5% dengan rata-rata nilai 81. Partisipasi siswa juga meningkat, ditandai dengan keterlibatan lebih aktif dalam diskusi kelompok dan pemanfaatan media digital. Respon siswa terhadap pembelajaran berbasis TPACK sangat positif, 80% menyatakan pembelajaran lebih menarik, mudah dipahami, dan memotivasi mereka untuk belajar. Dengan demikian, penerapan model TPACK terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman materi, partisipasi, motivasi, serta hasil belajar siswa kelas VII SMP. Hasil penelitian ini merekomendasikan agar guru secara konsisten mengintegrasikan TPACK dalam pembelajaran dan sekolah mendukung melalui pelatihan teknologi pendidikan serta penyediaan fasilitas belajar berbasis digital.