Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fiqih Tentang Zakat dengan Model Problem Based Learning (PBL)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fiqih materi zakat melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Latar belakang penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi zakat masih rendah, ditandai dengan kurangnya pemahaman konsep, rendahnya keterlibatan dalam diskusi, dan penggunaan metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X pada mata pelajaran fiqih di MA AL-IHKLAS NUNGGI. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari kondisi awal sebesar 62 menjadi 72 pada siklus I dan meningkat menjadi 82 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 35% pada pra-siklus menjadi 65% pada siklus I dan mencapai 90% pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa meningkat, ditandai dengan meningkatnya keaktifan bertanya, partisipasi dalam diskusi, dan keberanian mengemukakan pendapat. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning (PBL) terbukti dapat meningkatkan hasil belajar fiqih materi zakat, sekaligus mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran